Burung hantu sering muncul sebagai hewan peliharaan dalam sejumlah film, seperti salah satunya di film Harry Potter.
Di film yang diproduksi pertama kali pada tahun 2021 ini, terdapat seekor burung hantu yang bernama Hedwig. Burung hantu tersebut dipelihara oleh Harry Potter. Hedwig digambarkan sebagai hewan peliharaan yang penurut, penolong, dan juga ramah.
Nah, dari situlah mulai banyak orang tertarik untuk memelihara burung hantu seperti Hedwig di film Harry Potter. Namun, sebenarnya memelihara burung hantu itu boleh tidak ya?
Beda dengan anjing yang dikembangbiakkan untuk penjinakkan hewan liar (domestikasi), burung hantu merupakan hewan liar dan hampir tidak mungkin bisa dipelihara di lingkungan rumah biasa. Burung hantu merupakan salah satu predator liar yang berevolusi untuk berburu dan membunuh mangsa. Naluri tersebut tidak akan ada yang mengubah.
Burung hantu memiliki cakar setajam silet yang dirancang untuk menusuk dan memotong, bukan untuk bertengger di bahu kamu. Jadi, jika tidak terbiasa menanganinya, kamu bisa berakhir menjadi korban. Karena itu, alangkah baiknya kamu tidak memilih burung hantu menjadi hewan peliharaan.
Berikut 4 alasan jangan pelihara burung hantu di rumah sendiri :
Burung Hantu Merupakan Hewan Karnivora
Mengingat burung hantu ini merupakan hewan karnivora yaitu pemakan daging, jadi kamu harus memberi ia makan daging segar setiap hari. Hal itu tentunya bukan tugas yang menyenangkan.
Ia hanya memakan hewan utuh seperti hewan pengerat misalnya tikus dan marmot. Kamu tentunya tidak mau kan menyimpan tikus atau marmut selain makanan beku yang disimpan didalam freezer miliknya?
Apalagi burung hantu memiliki naluri untuk menancapkan cakarnya yang tajam ke sumber makanan apapun, termasuk juga tangan kamu saat mengantarkan makanan untuknya.
Hal itu menjadi salah satu alasan jangan pelihara burung hantu.
Burung Hantu Membutuhkan Banyak Ruang
Burung hantu memiliki cakar tajam yang bisa mengubah kandang kayu menjadi tusuk gigi dalam sekejap. Ia juga membutuhkan banyak ruang. Karena itu, tempatkan burung hantu di kandang yang luas dan terbuat dari kawat kokoh.
Selain itu, ia juga perlu mandi secara rutin akibat debu dan kotoran yang menumpuk di bulunya. Saat dipelihara di penangkaran, ia membutuhkan bak besar untuk mandi yang dibersihkan dan diisi ulang secara teratur. Apakah kamu sanggup melakukan tugas tersebut? Tentunya hal itu akan memberatkanmu.
Burung Hantu Merupakan Hewan Nokturnal
Burung hantu merupakan hewan nokturnal atau aktif dan berburu pada malam hari. Jadi, burung hantu ini akan mengeluarkan suara pada malam hari, apalagi saat musim kawin. Namun, saat bersosialisasi dan kawin, burung hantu akan berisik terutama pada jam – jam gelap saat orang – orang sedang beristirahat. Jadi, memelihara burung hantu bisa mengganggu ketenangan tetangga di malam hari.
Kamu tentu tidak mau kan hubungan dengan tetangga menjadi rusak gegara burung hantu?
Burung Hantu Membutuhkan Perawatan Konstan
Setiap hewan peliharaan memang membutuhkan perhatian dari pemiliknya, namun biasanya tidak terlalu sulit untuk menemukan fasilitas perawatan, kesehatan, dan pengasuhannya.
Tapi, burung hantu bukanlah hewan peliharaan yang cocok dipelihara oleh pengasuh sembarangan. Tidak mudah untuk menemukan pengasuh yang bersedia merawat dan memberi makan unggas ini.
Jadi, saat memutuskan memelihara burung hantu, maka hal itu akan sangat membatasi pilihan perjalanan kamu. Jika kamu tetap bersikeras untuk memeliharanya, bersiaplah untuk tinggal di rumah dan menjadi sulit pergi kemanapun. Kamu mau di rumah terus? Hal itu tentu akan sangat membosankan.